New Articles

10/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Practical Learning

MAKALAH PROFESIONALISME KERJA DI BIDANG ILMU TEKNOLOGI


MAKALAH 

PROFESIONALISME KERJA DI BIDANG ILMU TEKNOLOGI 






Disusun Oleh: 

TATANG SYUBAGJA 
NIM : 111171366 
11.6A.15 



Program Studi Sistem Informasi Akuntansi 
Fakultas Teknologi dan Informasi 
Universitas Bina Sarana Informatika PSDKU Karawang 
2019 



KATA PENGANTAR 

        Dengan mengucapkan puji dan kehadirat Allah SWT atas terselesaikannya Makalah dengan judul "Profesionalisme Kerja Di Bidang Ilmu Teknologi". yang merupakan salah satu tugas mata kuliah etika profesi teknologi informasi dan komunikasi program studi Sistem Informasi Akuntansi Fakultas Teknologi Informasi Universitas Bina Sarana Informatika. 
         Selama melaksanakan tugas ini dan dalam menyelesaikan makalah ini, penulis telah mencari 
beragam informasi melalui situs di internet yang membantu hingga akhir dari makalah ini. Semoga makalah ini bisa bermanfaat untuk semua pihak, meskipun makalah ini masih banyak kekurangannya. Oleh karena itu kritik dan saran yang membangun tetap saya harapkan. 

Karawang, 11 April 2019 


                                                                                                                     
                                                                                                                           Penulis 

TATANG SYUBAGJA  




BAB I

PENDAHULUAN 


1.1. Umum 

        Dalam perkembangan teknologi 4.0. semakin pesat membuat industri-industri semakin bersaing antara satu dengan lainnya. Persaingan tersebut membuat industriindustri terus mengembangkan kualitas dan kuantitasnya secara keseluruhan baik dari hasil produk yang dihasilkan hingga sumber daya manusianya yang harus berkualitas. Sumber daya yang berkualitas ini lah yang menjadi tantangan bagi suatu perguruan tinggi untuk menghasilkannya. Salah satu cara perguruan tinggi untuk menciptakan sumber daya yang berkualitas adalah dengan meningkatkan soft skill. 
     Makalah ini ditugaskan untuk mengetahui bagaimana situasi yang ada pada dunia industri, menambah pengetahuan dan melatih keterampilan dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja yang sebenarnya. Profesionalisme kerja merupakan wujud sikap dan pandangan dalam bentuk komitmen dari para profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas diri dalam menjaga profesi sesuai dengan kode etik profesi. 
     Dalam bekerja para profesi dituntut untuk memiliki pengetahuan sesuai dengan bidang atau keahliannya yang didapat melalui pengalaman bekerja pada orang lain terlebih dahulu. Diharapkan dengan pengalaman bekerja para profesi bisa memperbaharui keterampilannya sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini. 
          Berdasarkan latar belakang di atas, maka saya mencoba membahas mengenai profesionalisme 
kerja dibidang ilmu teknologi untuk meningkatkan sumber daya manusia dalam bekerja dan berusaha agar dapat melakukan pekerjaan dengan sungguh-sungguh. 

1.2. Maksud dan Tujuan 

            Dalam menyusun makalah ini ada beberapa maksud dan tujuan yang ingin dicapai yaitu: 
  1. Untuk memenuhi tugas mata kuliah etika profesi teknologi informasi dan komunikasi jurusan Sistem Informasi Akuntansi. 
  2. Untuk menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang saya dapat dari mata perkuliahan di Universitas Bina Sarana Informatika. 
  3. Untuk memberikan kemampuan pada mahasiswa untuk mendeskripsikan dan menjelaskan profesionalisme kerja pada bidang IT. 
  4. Untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi, menyusun serta menyelesaikan permasalahan pada profesionalisme kerja. 

1.3. Ruang Lingkup 

        Ruang lingkup dari makalah ini untuk menjaga konsistensi sehingga saya lebih terarah dalam menetapkan batasan masalah yang akan dipecahkan yaitu pengertian profesionalisme kerja
 


BAB II 

PEMBAHASAN 


2.1. Pengertian Etika 

        Menurut Keraf, etika adalah kebiasaan hidup yang baik, bagi diri seseorang maupun pada suatu masyarakat yang berkaitan dengan nilai-nilai, tata cara hidup yang baik, dan kebiasaan yang diwariskan dari generasi ke generasi yang lain. 

         Menurut Agoes, etika dapat dilihat dari 2 hal: 
  1. Etika sebagai praksis, sama dengan moral yang berarti adat istiadat, kebiasaan, nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di masyarakat. 
  2. Etika sebagai ilmu adalah pemikiran atau penilaian moral. Pada akhirnya etika sangat membantu untuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang perlu diterapkan dalam aspek kehidupan. 
2.2. Pengertian Profesi, Profesional dan Profesionalisme 

     Dalam bahasa inggris kata profesi adalah “profession”, dalam bahasa belanda “professie” merupakan kata yang berasal dari bahasa latin ”professio” yang berarti pengakuan atau pernyataan. Kata profesi juga bermakna kesibukan atau kegiatan mata pencaharian. Secara etimologi profesi dapat diartikan sebagai aktivitas tertentu untuk memperoleh nafkah yang dilakukan dengan keahlian yang menghasilkan nilai karya baik legal maupun ilegal. Keahlian tersebut diperoleh dari pengalaman bekerja dan belajar pada lembaga pendidikan tertinggi. 
           Profesi ialah suatu jenis pekerjaan yang karena sifatnya menuntut pengetahuan yang tinggi, 
khusus dan latihan yang istimewa termasuk programer, engineer dll. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia menyatakan profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian. Profesi adalah suatu jabatan atau pekerjaan yang harus mempunyai keahlian dari para anggotanya (Mudlofir, 2014). Artinya profesi tidak bisa dilakukan oleh orang yang tidak punya keahlian khusus dalam pekerjaan. Sebuah profesi mempunyai kriteria-kriteria menurut Abdul Kadir Muhammad sebagai berikut: 
  1. Meliputi bidang tertentu saja (terspesialisasi) 
  2. Berdasarkan keahlian dan keterampilan khusus 
  3. Bersifat tetap atau terus-menerus 
  4. Lebih mendahulukan pelayanan ketimbang imbalan, penghasilan dan pendapatan 
  5. Terkelompok dalam suatu organisasi Nilai moral profesi ada tiga yaitu: berani berbuat untuk memenuhi tuntunan profesi, menyadari kewajiban yang harus dipenuhi selama menjalankan profesi dan idealisme sebagai perwujudan makna misi organisasi profesi.
        Profesional adalah jenis pekerjaan yang memerlukan pengetahuan, keahlian atau ilmu pengetahuan serta punya komitmen pribadi yang mendalam atas pekerjaanya. Kata lain dari profesi adalah “profesionalisme”. Profesionalisme menunjukkan kepada komitmen para anggota untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya dan terus-menerus mengembangkan strategi yang digunakan dalam melakukasi pekerjaan sesuai profesi. 
    Berdasarkan pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa profesi adalah suatu pekerjaan yang dilandasi dengan keahlian, keterampilan, kejujuran dan selalu memperbaharui keterampilannya dalam perkembangan saat ini. 

2.3. Ciri-ciri Profesi 

        Ada beberapa ciri-ciri profesi yang harus dimiliki oleh orang-orang profesional. Menurut Keraf ciri-ciri profesi adalah: 
  • Adanya keahlian dan keterampilan khusus 
  • Adanya komitmen moral yang tinggi 
  • Orang yang profesional adalah orang yang hidup dengan profesinya 
  • Pengabdian kepada msyarakat 
  • Pada profesi luhur biasanya ada izin khusus untuk menjalankan profesi 
  • Kaum profesional biasanya menjadi anggota dari suatu organisasi profesi 

2.4. Kode Etik Profesi

        Kode etik profesi adalah pedoman sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam melaksanakan tugas dan dalam kehidupan sehari-hari. Sanksi bagi pelanggaran untuk kode etik adalah sanksi moral dan sanksi dikeluarkan organisasi. Tujuan kode etik profesi adalah untuk menunjang tinggi martabat profesi, untuk menjaga dan memelihara kesejahteraan para anggota, untuk meningkatkan pengabdian para anggota profesi dan meningkatkan mutu profesi. 
          Jadi kesimpulannya, suatu profesi perlu etika dikarenakan profesi adalah pekerjaan yang dilaku
kan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan mengandalkan keahlian. Dimana keahlian yang dikerjakan dan dihasilkan itu harus berpedoman dengan sebuah etika. Dimana etika adalah aturan perilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya membedakan yang benar dan salah. Setiap profesi yang dikerjakan itu harus memenuhi sebuah etika agar semua pekerjaan yang dihasilkan akan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. 


DAFTAR PUSTAKA 

Matondang, Zulaika. (2015). Etika Profesi Akuntansi Dalam Perspektif Islam, hal 57-60. Diambil dari http://194.31.53.129/index.php/Al-masharif/article/view/838/727 
Ananda, Rusydi. (2018). Profesi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan. Medan: Lembaga Peduli Pengembangan Pendidikan Indonesia (LPPPI). 
Siambaton, Ernita. (2015). Etika dan Etiket Profesi Sekretaris Profesional, hal 36. Diambil dari http://jurnal.pnj.ac.id/index.php/epigram/article/viewFile/694/416




Post a Comment

0 Comments